PKBM Citra Madani Luluskan 201 Warga Belajar, Perkuat Upaya Menekan ATS dan Meningkatkan RLS di Kecamatan Ciseeng
Haflah Takharuj di Gedung Sentra Galih Pakuan menjadi momentum apresiasi bagi 201 lulusan Program Paket A, B, dan C sekaligus memperkuat komitmen bersama menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS)

Bogor – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Citra Madani kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meluluskan 201 warga belajar pada tahun 2026. Jumlah tersebut menjadi lulusan terbanyak di antara PKBM se-Kecamatan Ciseeng dan menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Dari total lulusan tersebut, terdiri atas 45 peserta Program Paket A (setara SD), 49 peserta Program Paket B (setara SMP), dan 107 peserta Program Paket C (setara SMA).
Keberhasilan PKBM Citra Madani mendapat apresiasi dari Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Ciseeng, Ade Kurniawan, S.KM. Dalam sambutannya yang mewakili Camat Ciseeng pada acara Haflah Takharuj (Syukuran Kelulusan) di Gedung Sentra Galih Pakuan, Bogor, Sabtu (11/7/2026), Ade menyampaikan rasa bangga atas dedikasi PKBM dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Menurutnya, jumlah lulusan yang mencapai ratusan orang merupakan capaian luar biasa yang diharapkan mampu berkontribusi dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) sekaligus meningkatkan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kecamatan Ciseeng.
“Semoga keberhasilan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan rata-rata lama sekolah sekaligus mengurangi jumlah anak yang tidak bersekolah di Kecamatan Ciseeng,” ujar Ade.
Ia juga mendorong seluruh lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, para orang tua diminta segera memperbarui data pendidikan anak melalui administrasi kependudukan agar tercatat secara resmi dan menjadi bagian dari data pendidikan daerah.
Hal senada disampaikan Penilik Pendidikan Nonformal Kecamatan Ciseeng, Achmad Firdaus, S.Pd., M.Pd. Ia mengapresiasi konsistensi PKBM Citra Madani dalam memberikan layanan pendidikan kesetaraan bagi masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal.
Firdaus berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sarana dan prasarana PKBM sehingga pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Ia juga mendorong PKBM Citra Madani untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing di masa depan.
Sementara itu, Kepala PKBM Citra Madani, Mukhtar Sopa, S.E., mengungkapkan rasa syukur atas dukungan seluruh pihak yang selama ini ikut berkontribusi terhadap perkembangan lembaga.
Menurutnya, keberhasilan PKBM bukan hanya hasil kerja pengelola, melainkan buah dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, tenaga pendidik, dan para warga belajar.
Mukhtar menegaskan bahwa PKBM Citra Madani terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam memperluas akses pendidikan kesetaraan bagi masyarakat.
Ia berharap seluruh alumni mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing dengan menunjukkan semangat belajar sepanjang hayat, meskipun memiliki keterbatasan waktu maupun kesibukan bekerja.
“Keberadaan PKBM akan semakin dirasakan manfaatnya apabila seluruh elemen masyarakat bersama-sama berupaya menekan angka Anak Tidak Sekolah serta meningkatkan Rata-Rata Lama Sekolah di Kecamatan Ciseeng.
Kami juga berharap para kepala desa dapat berperan aktif mengajak masyarakat agar tetap melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan,” tutup Mukhtar.
Keberhasilan meluluskan 201 warga belajar menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung program pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih berpendidikan dan berdaya saing.(*)




