Opini

Dana Desa Dorong Ketahanan Pangan, Dari Lahan hingga Meja Makan

JAMBI — Pemanfaatan Dana Desa terus diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat, salah satunya melalui penguatan sektor ketahanan pangan. Potensi desa di bidang pertanian, peternakan dan perikanan dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Desa Pauh Menang dan Desa Langling, Jambi, menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dikelola secara bersama melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) maupun kelompok masyarakat.

Pengembangan sektor pangan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa. Lahan dan sumber daya yang tersedia tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan bahan pangan, tetapi juga dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.(01/09)

Melalui pengelolaan yang melibatkan masyarakat, kegiatan di sektor pertanian, peternakan dan perikanan diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan di tingkat desa.

Konsep ketahanan pangan berbasis desa juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya. Hasil produksi yang berasal dari desa dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi kelompok-kelompok produktif.

Peran BUM Desa menjadi salah satu bagian penting dalam mengelola potensi tersebut agar dapat berkembang secara lebih terarah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Pemanfaatan Dana Desa dengan orientasi pada sektor produktif menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur. Lebih dari itu, Dana Desa dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Dari lahan yang dikelola masyarakat, lahir berbagai produk pangan. Dari produk pangan tersebut, muncul aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi warga.

Pada akhirnya, ketahanan pangan dan penguatan ekonomi dapat berjalan beriringan.(*)

Berita terkait

Back to top button