Berita Kabupaten & KotaDaerah

PJUTS Mulai Terpasang di Kabupaten Bogor, UPT Wilayah IV Targetkan 125 Titik

UPT Pengolahan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan Wilayah IV menargetkan pemasangan 125 unit PJUTS di sembilan kecamatan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dengan penerangan jalan berbasis energi surya.

KAB.BOGOR, LEUWILIANG – Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) kini di Kabupaten Bogor mulai menampak pemasangan teralisasikan. Teknologi ini bekerja mandiri dengan panel surya yang menyerap sinar matahari di siang hari, lalu mengubahnya menjadi listrik untuk menyalakan lampu jalan pada malam hari. Ramah lingkungan sekaligus hemat biaya, setiap unit PJUTS sekitar Rp38 juta. Total terpasang mencapai 611 unit di wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Pelaksana Tugas (PLT) Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengolahan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan Wilayah IV, Deddy Safriamdi, menjelaskan cakupan wilayah kerja kantornya.

PJUTS Mulai Terpasang di Kabupaten Bogor, UPT Wilayah IV Targetkan 125 Titik
PLT UPT Pengolahan Prasarana dan Perlengkapan Perhubungan Wilayah IV, Deddy Safriamdi. Foto : Istimewa

“Kantor UPT tersebut menaungi Kecamatan Lewiliang, Rancabungur, Pamijahan, Tenjojalya, Cibungbulang, Ciampea, Ciseeng, Parung Bogor, dan Gunungsindur. Dari 9 kecamatan itu ada sekitar 95 desa. PJUTS di Juli 2026 kurang lebih 125 unit di ruas jalan status Kabupaten Bogor,” ujarnya, Rabu (22/07/2025).

Deddy menegaskan pengawasan teknis dilakukan ketat sejak tahap pembangunan.

“Teknisi selalu sigap saya arahkan untuk memonitoring, dari penggalian, pemasangan bracket, sampai terpasangnya tiang PJUTS. Sekarang ini 50 titik sudah terbangun, di wilayah Ciseeng 14 PJUTS sudah terpasang. Insya Allah ke depan wilayah Parung direncanakan 50 PJUTS dan sekarang juga sedang dipasang, diwilayah 9 Kecamatan dengan tototal jumlah PJUTS sekitar kurang lebih 125 titik.” katanya.

Ia berharap program PJUTS benar-benar tepat sasaran. “Harapan saya penempatan titik-titik lokasi jangan sampai menghamburkan anggaran yang tidak tepat sasaran. Masyarakat bisa kembali mendapat penerangan, yang tadinya gelap kini terang dengan PJUTS,” pungkasnya.(*)

Berita terkait

Back to top button