Gandeng Komdigi dan Perusahaan Swasta, Mahasiswa S2 Universitas Paramadina Siapkan Lulusan SMK di Bekasi Bersaing di Era Digital


“Saat ini, para perekrut atau HRD di berbagai perusahaan tidak hanya membaca apa yang tertulis di dalam CV. Mereka kini juga memantau dan memeriksa secara saksama akun media sosial para pelamar kerja. Ketika jejak digital mereka buruk atau melanggar norma sosial, hal itu akan menjadi nilai negatif yang membuat mereka sulit diterima bekerja,” ungkap Suandi.
Suksesnya agenda pengabdian masyarakat ini juga tidak lepas dari komitmen berbagai pihak yang turut ambil bagian untuk memperkecil kesenjangan (gap) antara dunia pendidikan dan kebutuhan riil di lapangan kerja. Pelatihan ini turut didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), PT Apexindo Pratama Duta Tbk dan PT Medina Global Anshary hadir memberikan dukungan penuh sebagai sponsor kegiatan.
Perwakilan dari Corporate Secretary PT Apexindo Pratama Duta yang hadir di saat pelatihan, Naura Devita mengatakan, perusahaannya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa, tak hanya sekadar kemampuan teknis membuat CV ATS, tapi juga menanamkan pengetahuan yang nyata untuk memasuki dunia kerja.
“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PT Apexindo yang memiliki kepedulian untuk ikut serta memajukan dunia pendidikan. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga siap bersaing secara profesional sejak hari pertama mereka lulus,” ujar Naura.
Tak hanya diberikan pemahaman mengenai CV ATS dan kegunaannya, para siswa juga mempraktikkan langsung membuat CV tersebut. Manfaat konkret dari materi praktis yang diajarkan dirasakan langsung oleh para peserta pelatihan. Salah satunya adalah Latifah Nurul Aza. Setelah mengikuti pelatihan ini, ia mengaku mendapat banyak pemahaman baru yang sangat aplikatif mengenai pembuatan CV ATS dan cover letter. Semua itu, lanjut Latifa, sangat berguna untuk masa depannya.
“Program ini baik sekali dan juga mengajarkan kita tentang bedanya cover letter dan CV atau curriculum vitae. Yang mengajarkan kita untuk bisa menyusun curriculum vitae sendiri. Untuk di kemudian harinya ini cocok banget buat yang mau melamar kerja, karena di sini kan programnya tentang membahas bagaimana cara membuat CV. Jadi akan terpakai ketika nanti kita mau mendaftar kerja, lamaran kerja,” kata siswi yang akrab disapa Ana tersebut.
Hal senada diungkapkan oleh siswa kelas 11 lainnya, Fadli Fadilah. Ia menilai pengetahuan mengenai penyusunan CV ATS ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi anak-anak SMK yang memang diproyeksikan langsung memasuki pasar kerja pasca-kelulusan.
“Sangat bermanfaat untuk yang melanjutkan bekerja, karena SMK itu lebih ke arah melanjutkan bekerja dibanding kuliah. Pengetahuan hari ini akan cukup berguna untuk saya, karena saya ingin melanjutkan bekerja sambil kuliah,” tutur Fadli optimis.
Antusiasme Latifa, Fadli dan ratusan siswa SMKN 15 Kota Bekasi menjadi bukti kesuksesan pelatihan ini. Keberhasilan ini sekaligus meneguhkan komitmen Universitas Paramadina dalam elemen pengabdian masyarakat. Ketua panitia, Suandi Suryadani berharap kedepannya pelatihan serupa juga bisa dilakukan di sekolah lainnya dan menjangkau lebih banyak siswa, agar generasi muda Indonesia lebih siap dalam memasuki dunia kerja.
“Saya berharap program ini tak selesai disini dan bisa berkesinambungan, tak hanya oleh angkatan kami, mungkin nanti angkatan selanjutnya bisa melaksanakan dengan program serupa, bahkan bisa lebih baik lagi dengan materi tentunya yang sangat berberat yang dibutuhkan oleh para peserta,” pungkas Suandi.(*)


