Dugaan Aktivitas Maksiat di Sentul Disorot, ALMBB Desak Pemkab Bogor Bertindak

Kab. Bogor — Aliansi Laskar Mahasiswa Bogor Beriman (ALMBB) menggelar aksi unjuk rasa menyoroti dugaan aktivitas usaha pijat, karaoke hingga peredaran minuman beralkohol di kawasan Ruko Plaza Amsterdam, Ruko Niaga 1 dan Ruko Niaga 2, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026).
Dalam aksi tersebut, ALMBB mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor dan aparat terkait turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas usaha di kawasan tersebut.
Hanif Abdullah dari J.P.M.I DPW Bogor Raya menegaskan pemerintah tidak boleh membiarkan keresahan masyarakat berlarut.
“Kami tidak menghakimi siapa pun. Periksa semuanya. Kalau terbukti melanggar, tindak. Jangan sampai ada pembiaran.”
Senada, Faiz dari JANGKAR meminta pemerintah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan membuka hasilnya kepada masyarakat.
“Pemerintah harus hadir. Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan sampaikan hasilnya kepada masyarakat.”
Sementara Bagas Pamungkas dari FMR meminta penegakan aturan dilakukan tanpa pandang bulu.
“Kalau ditemukan pelanggaran, tindak sesuai hukum. Kalau ada oknum yang membekingi, usut sampai tuntas.”
ALMBB juga menyoroti kawasan Sentul yang dinilai strategis dan relatif dekat dengan kawasan kediaman Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurut mereka, kondisi tersebut semestinya menjadi perhatian serius pemerintah dalam memastikan pengawasan dan ketertiban berjalan.
Aksi yang melibatkan ALMBB bersama J.P.M.I DPW Bogor Raya, JANGKAR dan FMR tersebut telah selesai digelar. Massa kemudian meninggalkan lokasi dalam keadaan kondusif.
Tim media masih menunggu klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, aparat terkait maupun pengelola usaha mengenai dugaan dan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. (Surya SP)




