Kabag Kesra Kota Bogor Disorot, Pemuda Antikorupsi Desak Wali Kota Lakukan Evaluasi
Aksi di depan Balai Kota Bogor menyoroti dugaan rangkap jabatan dan meminta Pemkot serta Inspektorat membuka proses pengangkatan Kabag Kesra secara transparan.

KOTA BOGOR – Pengangkatan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Bogor menuai sorotan. Kelompok Pemuda Peduli Antikorupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, Jumat (7/8/2026), dengan mendesak Wali Kota Bogor segera mengevaluasi jabatan tersebut.
Meski hanya diikuti sekitar lima orang, aksi tersebut mengangkat isu yang dinilai penting terkait tata kelola pemerintahan. Massa menyoroti dugaan rangkap jabatan serta mempertanyakan proses pengangkatan Kabag Kesra yang dianggap belum sepenuhnya transparan dan diduga tidak sesuai prosedur.
Dalam aksi itu, peserta membentangkan pamflet bertuliskan “Kabag Kesra Diduga Rangkap Jabatan” sambil menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kota Bogor.
Koordinator aksi, Agus, menegaskan bahwa setiap proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan harus dilakukan secara terbuka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta bebas dari kepentingan tertentu.
Menurutnya, apabila ditemukan adanya persoalan dalam proses maupun persyaratan pengangkatan Kabag Kesra, Wali Kota Bogor perlu segera melakukan evaluasi terhadap jabatan tersebut.
Selain itu, Pemuda Peduli Antikorupsi juga mendesak Inspektorat Kota Bogor melakukan pemeriksaan terhadap pejabat yang baru dilantik guna memastikan seluruh proses pengangkatan maupun pelaksanaan tugasnya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami meminta pemerintah tidak menutup mata. Kalau memang prosesnya sesuai aturan, silakan dibuka dan dijelaskan kepada publik. Tetapi kalau ada persoalan administrasi maupun dugaan rangkap jabatan, harus diperiksa secara terbuka,” tegas massa aksi.
Aksi berlangsung dengan tertib di halaman Balai Kota Bogor. Setelah menyampaikan orasi dan membacakan pernyataan sikap, massa membubarkan diri secara damai tanpa adanya insiden.
Sorotan terhadap jabatan Kabag Kesra kini menjadi perhatian publik. Pemerintah Kota Bogor diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Bogor maupun pejabat yang menjadi sorotan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan dugaan yang disampaikan oleh massa aksi.(Surya)



