Puskesmas Leuwiliang Siaga Antisipasi Risiko Saat Penyaluran PKH/BPNT

KAB.BOGOR, LEUWILIANG – Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), PT Pos Indonesia Unit Leuwiliang bersinergi dengan Puskesmas Leuwiliang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan yang berlangsung di wilayah Leuwiliang ini dihadiri ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang harus mengantri sejak pagi hari. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan, gangguan kesehatan, hingga risiko pingsan, terutama bagi lansia dan warga dengan kondisi fisik lemah.(01/04)
Sebagai bentuk antisipasi, petugas dari Puskesmas Leuwiliang disiagakan di lokasi penyaluran. Mereka menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan ringan, pertolongan pertama, serta pemantauan kondisi warga selama proses antrian berlangsung.
Petugas kesehatan terlihat aktif berkeliling untuk memastikan kondisi masyarakat tetap stabil. Beberapa warga yang mengalami keluhan seperti pusing dan kelelahan langsung mendapatkan penanganan cepat di lokasi.
“Kami siaga untuk memberikan pertolongan apabila ada warga yang membutuhkan, terutama karena banyak yang harus mengantri cukup lama,” ujar salah satu petugas kesehatan di lokasi.
Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat, karena kehadiran tenaga medis dinilai sangat membantu dan memberikan rasa aman selama proses penyaluran bantuan berlangsung.
Dengan adanya kolaborasi antara PT Pos Indonesia dan Puskesmas Leuwiliang, diharapkan kegiatan penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lancar, tertib, dan tetap mengutamakan keselamatan serta kesehatan masyarakat.(Mar)



