Percepatan Perbaikan TPT Bojong Rangkas Tak Kunjung Direalisasikan, Warga Pertanyakan Komitmen

KAB.BOGOR, CIAMPEA – Tiga bulan telah berlalu sejak disampaikannya wacana percepatan perbaikan turap dan Tembok Penahan Tanah (TPT) di ruas jalan Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Namun hingga pertengahan April ini, rencana tersebut belum juga direalisasikan.
Sebelumnya, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, Yudi, dalam kegiatan reses pada Februari lalu menyebutkan bahwa proses perbaikan TPT akan dipercepat, termasuk adanya dukungan dari pihak ketiga yang siap membantu proses pengurugan pasca perbaikan. Pernyataan itu sempat memberi harapan bagi warga dan pengguna jalan yang selama ini terdampak kondisi infrastruktur yang belum optimal.(13/04)
Namun, kondisi di lapangan hingga kini masih belum menunjukkan adanya progres signifikan. Warga setempat mempertanyakan kejelasan tindak lanjut dari rencana tersebut, mengingat keberadaan TPT sangat vital untuk menjaga stabilitas badan jalan, terlebih di wilayah dengan kontur tanah yang rawan longsor.
“Waktu itu katanya mau dipercepat, bahkan ada pihak ketiga yang siap bantu pengurugan. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Kami jadi khawatir, apalagi kalau hujan turun terus,” ujar salah satu warga Bojong Rangkas.
Selain berpotensi membahayakan pengguna jalan, keterlambatan realisasi juga dinilai dapat memperparah kondisi struktur tanah di sekitar lokasi. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan akan semakin meluas dan berdampak pada akses mobilitas masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera memberikan kejelasan serta merealisasikan percepatan perbaikan yang sebelumnya telah dijanjikan. Transparansi informasi dan komitmen pelaksanaan dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV terkait penyebab belum terealisasinya rencana tersebut.(Mar)



