Program Kemitraan Dan Pembinaan Oleh Lembaga Ekonomi Umat (LEU) DC Sukabumi

banner 468x60

 

Lensareportase.com-Sukabumi
Program kemitraan dan pembinaan usaha warung dan UKM mandiri berbasis syariah bersama Lembaga Ekonomi Umat ( LEU ) DC Sukabumi yang di gelar di gedung… Jln. Raya cibolang Desa.. Kec Cisaat Sukabumi.

Dengan penerapan protokol kesehatan ( PROKES ) Kegiatan tersebut di hadiri pendiri Lembaga Ekonomi Umat (LEU) H. Sutrisno.. Dewan pengawas LEU DC Sukabumi. H.Asep dan jajaran pengurus DC Sukabumi. Serta para Calon mitra ukm dari 5 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. (Cibolang, 09 Juni 2021).

Lembaga Ekonomi Umat ( LEU ) didirikan sebagai respon dan tindak lanjut yang kongkrit dari Kongres Ekonomi Umat dan pertemuan MUI dengan Presiden tanggal 22-24 April 2017.

Berdirinya Lembaga Ekonomi Umat
Lembaga Ekonomi Umat didirikan di Jakarta, pada tanggal 1 Juni 2017, oleh Dewan Pendiri dengan semangat dan idealisme yang kuat untuk membangkitkan perekonomian Indonesia dan memiliki legalitas yang disahkan oleh Kementrian Hukum dan HAM nomor AHU-0009922.AH.01.07 Tahun 2017.

Muhammad Harry Naldi, SE., selaku Vice Chairman  LEU. Saat di tanya wartawan menjelaskan bahwa didirikannya Lembaga Ekonomi Umat / LEU. Adalah untuk membangkitkan gairah UKM. Berbasis syariah.

“lembaga ekonomi umat itu hadir untuk mewujudkan kemandirian ekonomi umat berbasis syariah, kita punya grand design tentang bagaimana mewujudkan, tahap awal kita membangun jaringan kemitraan, kita dirikan ditribusi center, distribusi center memberikan suplay barang kepada warung warung, kelebihanya leu harga bersaing dengan grosir-grosir, dan kita memberikan barang yang di butuhkan warung, kita menggunakan aplikasi, dan barang kita kirim,
kita juga memberikan fasilitas pinjaman, berupa barang”, ujar H. renaldi.

“harapan kita sukabumi ini jadi pilot projek, kita sudah ada 6, bahkan Sukabumi pernah ada, namun ada hambatan akhirnya kita stop kita buka DC baru manajemen baru, ya mudah-mudahan ini lebih baik dari pada manajemen sebelumnya.
leu hadir bukan berbisnis kita tidak dagang, tapi kita mengedukasi umat bagai mana menjadi pedagang yang jujur dan amanat, nanti kita didik menjadi pengusaha yang mampu membantu kemajuan ekonomi umat.”. pungkas H. Renaldi.

Baca Juga :  Desa Leuwimekar Kecamatan Luwiliang Gelar Giat Vaksinasi Tahap 3

As smi

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60