Pesona Kabupaten Garut: Pantai Karang Tepas

lensareportase.com, Pantai Karang Tepas terletak di Kampung Cikajar, Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.

Pantai Karang Tepas memiliki batu karang disekeliling pinggir pantai yang terus menerus diterjang ombak, seolah-olah jika berkunjung kesini sedang berada di geladak kapal laut dengan ombak yang terus menerus menerjang.

Sesuai dengan namanya bahwa pantai ini memiliki sebuah karang yang indah dan menarik. Pantai yang memiliki air yang biru kehijauan, semakin terlihat cantik ketika berada disamping Pantai Kerang Tepas ini. Batu karangnya terus menerus diterjang ombak, seolah-olah jika berkunjung kesini sedang berada di geladak kapal laut dengan ombak yang terus menerus menerjang
Pantai ini begitu tersembunyi, jadi mau berkunjung mungkin harus dibantu dengan google maps karena memang pantai ini berada di pelosok, hanya saja ketika sudah menuju lepas pantai, jaringan seluler agak susah didapat. Karena memang disemua ketika berada dilaut lepas pasti susah sinyal.

Untuk menuju pantai ini tidak ada penanda jalan, tidak ada papan informasi, tidak ada plang yang menunjukkan pintu masuk pantai ini. Memang harus bermodal nekat, dan sering menanyakan kepada warga sekitar ketika mau melancong untuk menikmati keindahan obyek wisata. Nanti juga akan menemukan sesuatu yang sebagai tanda kalau kita seperti sudah dekat dengan lokasi.

Ketika menemukan hamparan perkebunan kelapa sawit, artinya kita sudah dekat dengan Pantai Karang Tepas. Kita tinggal menyusuri jalan setapak, lalu terus masuk ke dalam mengikuti arus jalan. Namun untuk kendaraan bermotor sepertinya masih masuk, tapi untuk roda empat sepertinya harus diparkir di jalan raya, karena jalannya yang memang sempit hanya muat untuk motor saja. Jarak dari jalan utama menuju pantai lumayan, sekitar 500m

Baca Juga :  Pesona Kabupaten Garut: Curug Ngaleung

Di Pantai Karang Tepas ini juga terdapat sebuah gua yang tidak terlalu besar yang sering di gunakan para pemancing untuk berteduh. Di sisi kiri dan kanan pantai yang berupa tebing karang, banyak terdapat sarang wallet. Gua kecil untuk berteduh, pantai ini relatif sepi pengunjung, karena memang belum terkenal seperti pantai-pantai yang lainnya. Jadi ketika kesana terkadang cuma hanya ada para pemancing saja yang berada di pantai ini tidak ada pengunjung yang lain.

Untuk biaya masuk pantai ini, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. Jadi pengunjung hanya membayar biaya parkir saja, itupun seikhlasnya saja, biasanya sih sebesar Rp. 3.000 sampai Rp. 5.000. Untuk memudahkan pencarian, lokasi pantai ini sudah ditandai dalam Google Maps.(*)

(Sumber: KABP)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.