Mengenal Dampak Psikologis Anak Perempuan Tanpa Ayah yang Mungkin Terjadi

lensareportase.com, Ketiadaan sosok ayah dalam membesarkan anak perempuan berpotensi menyebabkan berbagai masalah. Beberapa dampak psikologia anak perempuan tanpa ayah, di antaranya rentan terhadap depresi dan gangguan makan, hingga fatherless daughter syndrome.

Ketiadaan sosok ayah dalam membesarkan anak perempuan berpotensi menyebabkan berbagai masalah. Baik kehilangan sosok ayah karena meninggal ataupun ditelantarkan, keduanya sama-sama dapat memberikan dampak. Bentuk dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah ini bisa beragam, mulai dari rentan terhadap depresi hingga fatherless daughter syndrome.

Meski banyak anak tetap bisa berkembang dengan baik tanpa sosok ayah dan bisa digantikan oleh ibu, kakek, nenek, hingga ayah tiri, dampak psikologis anak tanpa ayah tidak boleh diabaikan begitu saja.

Dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah

Berikut adalah beberapa kemungkinan dampak psikologis anak yang dibesarkan tanpa figur ayah. Dampak-dampak ini perlu diwaspadai dan diantisipasi supaya anak perempuan bisa tumbuh sebagaimana mestinya.

1. Anak perempuan tanpa ayah cenderung memiliki self-esteem rendah

Banyak penelitian menunjukkan ketiadaan sosok ayah memiliki dampak yang sangat buruk terhadap self-esteem anak perempuannya.Kepercayaan diri anak perempuan pada kemampuan dan nilai dirinya menjadi sangat berkurang tanpa kehadiran sosok ayah. Masalah ini dapat berlaku pada aspek akademis, pribadi, profesional, fisik, sosial, asmara, maupun situasi lainnya.

2. Harus berjuang keras dalam menjalin dan mempertahankan hubungan

Wanita yang tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah cenderung merasa sulit untuk memiliki hubungan yang langgeng.Sebab, mereka telah dilukai dengan penolakan dari ayah mereka sehingga tidak ingin mengambil risiko untuk terluka lagi. Baik secara sadar maupun tidak, mereka menghindari untuk dekat dengan orang lain.

3. Cenderung mengalami gangguan makan

Kemungkinan dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah berikutnya adalah mereka cenderung lebih rentan mengalami gangguan makan, seperti anoreksiabulimia, dan sebagainya.Anak yang dibesarkan tanpa kehadiran seorang ayah juga dinilai memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Risiko ini bahkan dua kali lipat lebih besar ketimbang anak perempuan yang memiliki sosok ayah.

4. Lebih rentan mengalami depresi

Karena takut ditinggalkan dan ditolak, banyak anak-anak yang dibesarkan tanpa ayah memutuskan untuk mengasingkan dirinya secara emosional.Dampak psikologis anak tanpa ayah ini terjadi karena mereka menghindari hubungan asmara yang sehat karena merasa tidak pantas dan takut terluka.Sebagai konsekuensinya, mereka tidak jarang terlibat dalam hubungan tidak sehat yang pada akhirnya berakhir dengan patah hati dan depresi.

5. Lebih cepat aktif secara seksual

Dilansir dari We Have Kids, berbagai studi menunjukkan bahwa wanita yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk melakukan hubungan seksual lebih dini dan terlibat dalam perilaku seksual berisiko.Berdasarkan studi di Amerika Serikat dalam Journal of Family Issues, anak perempuan tanpa ayah juga memiliki kemungkinan yang lebih besar hingga empat kali lipat untuk hamil sewaktu remaja.

6. Lebih rentan terhadap kecanduan

Anak tanpa dibesarkan tanpa sosok ayah juga dinilai lebih rentan terjebak dalam penyalahgunaan narkoba atau alkohol.Berbagai dampak psikologis anak tanpa ayah yang mereka alami dapat mendorongnya untuk menggunakan alkohol dan narkoba sebagai pelarian sehingga menciptakan siklus berulang yang sulit dihindari. 

7. Fatherless daughter syndrome

Fatherless daughter syndrome adalah gangguan emosional yang berasal dari masalah kepercayaan dan kurangnya harga diri sehingga menyebabkan penderitanya terus-menerus membuat keputusan buruk saat menjalin hubungan dengan pria.Dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah ini pengaruhnya bisa signifikan dan bahkan bertahan seumur hidup jika gejalanya tidak diketahui dan diabaikan. Jika dibandingkan dengan perempuan yang memiliki hubungan sehat dengan ayahnya, anak tanpa ayah dilaporkan cenderung:

  • Merasa kurang bahagia dan memiliki tingkat kesejahteraan lebih rendah
  • Memiliki tingkat frustrasi, kemarahan, dan depresi terkait kemarahan yang lebih tinggi
  • Kesulitan mengatur emosi dalam hubungan intim
  • Memiliki ketakutan yang luar biasa untuk ditinggalkan.

Wanita yang tumbuh tanpa kasih sayang dari ayahnya sering kali memiliki harga diri rendah dan kerap merasa tidak berharga. Salah satu peran ayah adalah mengajarkan anak perempuannya bagaimana menjalin hubungan dengan seorang pria dan bagaimana wanita harus diperlakukan.Jika sosok ayah tidak ada atau hilang, anak perempuannya tidak memiliki model panutan yang sehat sehingga dapat mendorongnya untuk mencari sosok lain yang bisa mengisi kekosongan tersebut dengan berbagai cara.

Tips membesarkan anak perempuan tanpa figur ayah

Anak perempuan bersama ibunya

    Anak perempuan tetap dapat tumbuh dengan baik tanpa sosok ayah

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah yang negatif, di antaranya:

    • Temukan sosok figur ayah pengganti untuk jangka panjang. Hal ini bisa didapatkan dari ayah tiri, paman, atau kakek yang dapat mencintainya dengan sepenuh hati.
    • Temukan sosok panutan laki-laki yang baik dan menghindarkannya dari laki-laki yang dapat menjadi contoh buruk.
    • Kelilingi diri Anda dan anak dengan orang-orang yang penuh kasih sayang dan peduli. Batasi pergaulan anak dengan orang-orang yang memiliki perilaku kurang baik.
    • Ajarkan anak untuk menghormati Anda sebagai orangtuanya.
    • Kenali teman-temannya dengan baik karena mereka dapat memberi pengaruh yang kuat.
    • Bantu anak untuk meningkatkan self-esteem meskipun tanpa sosok ayah dalam hidupnya.
    • Lebih sering memuji karakter anak yang positif.
    • Dengarkan dengan baik keluh kesah anak Anda.

    Dampak psikologis anak perempuan tanpa ayah dapat berbeda satu sama lain. Alasan anak kehilangan sosok ayahnya juga dapat berperan. Meski demikian, tidak semua anak bisa mengalami dampak ini. Banyak anak perempuan yang tetap bisa hidup dengan normal tanpa kehadiran sosok ayah.Selain memberikan perhatian terhadap dampak psikologis anak tanpa ayah, ibu yang membesarkan anak tanpa ayah juga harus memiliki support system yang baik supaya bisa menjadi sosok yang kuat dan panutan untuk anaknya.(*)

    (SEHATQ)

    Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.