Lensa NewsSorot

Armada Pengangkut Sampah Rusak Parah Masih Beroperasi ke TPA Galuga, DPRD Kabupaten Bogor Buka Suara

KAB.BOGOR – Sejumlah armada pengangkut sampah yang melayani pengiriman limbah dari wilayah Kabupaten Bogor ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga diketahui masih tetap beroperasi meski kondisinya dinilai tidak lagi layak. Beberapa kendaraan tampak mengalami kerusakan serius dan nyaris tidak memungkinkan digunakan untuk aktivitas operasional harian.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah truk sampah mengalami kondisi fisik yang memprihatinkan, mulai dari bak kendaraan yang keropos, pintu pengaman yang rusak, hingga mesin yang sering mengalami gangguan di tengah perjalanan. Meski demikian, armada-armada tersebut tetap digunakan untuk mengangkut sampah menuju TPA Galuga. Rabu (17/12/2025)

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama terkait aspek keselamatan pengguna jalan. Armada yang tidak prima dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terlebih saat melintas di jalur padat kendaraan maupun kawasan permukiman warga.

Selain faktor keselamatan, warga juga mengeluhkan potensi pencemaran lingkungan akibat sampah yang kerap tercecer di jalan selama proses pengangkutan. Bau tidak sedap dan ceceran limbah disebut sering terjadi, terutama saat kendaraan mengalami gangguan teknis di tengah perjalanan.

Beberapa pihak menilai kondisi tersebut mencerminkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan armada pengangkut sampah. Peremajaan kendaraan dinilai mendesak agar pelayanan pengelolaan sampah dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Menanggapi masih beroperasinya sejumlah armada pengangkut sampah dengan kondisi rusak berat di Kabupaten Bogor, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Hasani, S.T., menyatakan pihaknya telah mendorong penambahan dan pembaruan sarana armada pengangkut sampah melalui penganggaran di tahun 2026.

Hasani yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor menegaskan, DPRD telah mengusulkan pengadaan armada baru beserta alat berat untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi armada yang sudah tidak layak namun masih dipaksakan beroperasi. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat, termasuk temuan armada berpelat hitam yang mengangkut sampah dengan kondisi air lindi berceceran di jalan.

“Kami sudah mendorong agar pada tahun 2026 dilakukan penganggaran kembali untuk pembelian armada pengangkut sampah, termasuk penambahan alat berat. Walaupun pada tahun 2025 kemarin sudah ada alat berat baru, tetap kami dorong untuk ditambah lagi sesuai dengan kebutuhan,” ujar M. Hasani, S.T.

Ia menambahkan, keluhan masyarakat menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Bogor.

“Hari ini saja saya menerima komplain dari masyarakat terkait armada pengangkut sampah berpelat hitam yang airnya berceceran di jalan. Itu jelas mengganggu dan tidak layak. Kami jawab keluhan masyarakat tersebut bahwa pada tahun 2026 sudah dianggarkan pengadaan sarana armada agar lebih layak,” katanya.

Menurutnya, jumlah unit armada yang akan ditambah disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

“Kemarin ada penambahan dua unit sesuai kebutuhan. Berapa pastinya nanti, yang jelas kami sudah menganggarkan lagi agar armada pengangkut sampah ke depan lebih layak dan tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat,” pungkasnya.(Mar)

Admin Lensa

Portal Berita Teraktual Dan Terupdate

Berita terkait

Back to top button