Jalin Sinergitas Ormas Badak Banten Media Serta Lembaga Swadaya Masyarakat Bahas Arah Pandeglang Ke Depan

banner 468x60

Pandeglang – Kabupaten Pandeglang adalah sebuah Kabupaten yang terletak di ujung kulonnya Provinsi Banten,  Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Serang di utara, Kabupaten Lebak di Timur, serta Samudra Indonesia di barat dan selatan. Wilayahnya juga mencakup Pulau Panaitan (di sebelah barat, dipisahkan dengan Selat Panaitan), serta sejumlah pulau-pulau kecil di Samudra Hindia, termasuk Pulau Deli dan Pulau Tinjil. Semenanjung Ujung Kulon merupakan ujung paling barat Pulau Jawa, dimana terdapat suaka margasatwa tempat perlindungan hewan badak bercula satu yang kini hampir punah.

Beredarnya sebuah pemberitaan bahwa Kepala Daerah yang paling kaya versi LHKPN menunjuk seorang Kepala Daerah yang paling kaya di Provinsi Banten membuat para Aktivis Kabupaten Pandeglang dari Elemen Organisasi Kemasyarakatan yakni Organisasi Pergerakan Masyarakat Badan Aspirasi Dan Apresiasi Kemajemukan Banten (Badak Banten) Beserta Unsur Jurnalistik dan Juga LSM duduk bersama membahas beberapa permasalahan di Kabupaten Pandeglang di tengah masyarakatnya yang dinilai ekonomi berpenghasilan rendah atau jauh dibawah garis kemiskinan. Kamis 19/01/2023

Rapat koordinasi yang diselenggarakan di salah satu lokasi wisata alam menghasilkan beberapa poin permasalahan di Kabupaten Pandeglang, dimana melimpahnya tempat wisata Kabupaten Pandeglang baik itu wisata alam, buatan maupun wisata religi namun Pemda Pandeglang tidak mampu menyerap tenaga kerja banyak dan Pendapatan Asli Daerah yang besar.

Menurut Endi Jibril selaku Divisi Humas DPD Badak Banten Kabupaten Pandeglang mengatakan bahwa Kabupaten Pandeglang sebenarnya Daerah kaya dengan memiliki banyak lokasi wisata, pertanian, perkebunan yang dapat menghasilkan PAD Besar dan menyerap banyak tenaga kerja.

“Hari ini kami beberapa elemen masyarakat menyelenggarakan rapat koordinasi terkait permasalahan di Kabupaten Pandeglang, sebetulnya Pandeglang ini Daerah yang memiliki kekayaan, terlihat dari Banyaknya lokasi Wisata yang dapat menyerap banyak tenaga kerja, Lokasi tambang, hamparan laut yang luas juga hamparan pertanian dan perkebunan yang luas”. Ucap Endi Jibril

Baca Juga :  25 Anggota Pengurus FPRB Tingkat Kecamatan Karang Bahagia Hadiri Apel Siaga Bencana di Pemda Kab. Bekasi

Namun Endi Jibril menyayangkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang tak mampu mengelola kekayaan alam Kabupaten Pandeglang terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat Pandeglang yang berekonomi lemah berada dibawah garis kemiskinan.

Hal senada dikatakan Salimi selaku Ketua LSM Penjara Kabupaten Pandeglang dirinya berpendapat bahwa beredarnya berita Kepala Daerah terkaya se Provinsi Banten yakni Kabupaten Pandeglang versi LHKPN menilai terjadi kesenjangan dan tidak ada kepedulian Pemimpin Pandeglang kepada masyarakatnya.

“Setelah membaca sebuah berita bahwa Kepala Daerah terkaya di Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang kami merasa miris, ini jelas ada kesenjangan ekonomi, kami juga miris dikala melihat ASN, Aparatur Desa, Pendamping PKH, dan Jabatan yang diberikan gaji atau honor oleh Negara dan Pemda masih saja berbondong-bondong mengikuti seleksi Rekrutmen badan Ad hok yang diselenggarakan KPU dan Bawaslu Kabupaten Pandeglang ini sangat jelas mereka yang sudah memiliki gaji ataupun honor tersebut masih sangat kekurangan bagaimana masyarakat biasa, ini akan menimbulkan tingginya angka pengangguran di Kabupaten Pandeglang”. Tandas Salimi

Sementara itu Asep Kawilarang yang berprofesi seorang jurnalis pun turut memberikan Aspirasinya bahwa dengan kondisi terus menerus seperti ini, Kabupaten Pandeglang akan melahirkan angka kriminalitas yang tinggi seperti contoh baru-baru ini ada masyarakat yang melakukan bunuh diri, maraknya perceraian serta pencurian yang diakibatkan terhimpitnya ekonomi. (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60