Dampak Sosial Penutupan Tambang: Kriminalitas Meningkat di Cigudeg-Rumpin Bogor Barat

KAB.BOGOR, CIGUDEG – Penutupan tambang di Desa Warga Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga memicu meningkatnya tindak kriminal. Salah satu kasus terbaru menimpa guru PAUD Insan Cita Yayasan Baitul Ilmi, Ibu Elpa, yang kehilangan sepeda motor pada Rabu (11/03/2026) sekitar pukul 14.36 WIB. Motor yang diparkir di area gedung yayasan raib dengan indikasi dibobol menggunakan alat khusus.
Kepala PAUD Insan Cita, Bpk Yuda Nopriyadi, menyampaikan kekhawatiran atas kondisi keamanan pasca penutupan tambang. “Sejak tambang ditutup, kami merasakan adanya peningkatan aktivitas yang tidak menguntungkan di sekitar wilayah ini. Kehilangan motor ini sangat mengganggu kelancaran proses belajar mengajar kami,” ujarnya.
Dampak Sosial-Ekonomi Pihak yayasan berencana melaporkan kejadian ini ke Polsek Cigudeg serta memperketat pengamanan dengan pemasangan CCTV tambahan, memperkuat pagar area parkir, dan meningkatkan koordinasi dengan warga sekitar. Kasus ini menambah keresahan masyarakat yang kini menghadapi dampak sosial-ekonomi dari penutupan tambang.
Kronologi Kasus Lain Sebelumnya, keresahan serupa terjadi di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg. Menjelang waktu berbuka puasa, Jumat (07/03/2026), motor Honda Beat milik Sulwatun Nadiyah (21), seorang mahasiswa asal Kampung Lebak Wangi Girang, hilang meski dalam keadaan terkunci stang. Saat korban hendak memasukkan kendaraannya ke dalam rumah sekitar pukul 18.00 WIB, motor tersebut sudah tidak ada.
Suara Warga Ketua Karang Taruna Kecamatan Cigudeg, Ade, menilai maraknya aksi kriminalitas tidak lepas dari dampak penutupan tambang. “Banyak pekerja tambang yang kehilangan mata pencaharian. Tingkat pengangguran meningkat, sementara kompensasi warga yang dijanjikan pemerintah belum sepenuhnya diterima,” ujarnya, Minggu (08/03/2026).
Ade juga mendorong korban untuk segera melaporkan kejadian ke pihak kepolisian agar tindak lanjut bisa dilakukan.
Kasus Serupa Seorang warga lain hampir menjadi korban pencurian motor Honda Vario hijau pada Sabtu (07/03/2026) malam. Meski kunci sempat dibobol, motor berhasil diselamatkan. Kejadian-kejadian ini memperkuat dugaan bahwa penutupan tambang di Cigudeg-Rumpin Kabupaten Bogor oleh kebijakan pemerintah provinsi menjadi pemicu meningkatnya kriminalitas.
Harapan Masyarakat
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan agar keamanan desa tetap terjaga. Tanpa solusi dan kompensasi yang jelas, kondisi sosial-ekonomi di wilayah tersebut dinilai semakin rentan.(*)



