Puskesmas Leuwiliang Gelar Imunisasi Kejar Campak, Warga Diminta Segera Lengkapi Imunisasi Anak

Kabupaten Bogor – Menyusul meningkatnya kasus campak di masyarakat, Puskesmas Leuwiliang menggelar respon cepat melalui kegiatan Catch Up Campaign (CUC) atau imunisasi kejar campak bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Program ini ditujukan bagi anak usia balita hingga anak usia Sekolah Dasar (SD) yang belum menerima imunisasi campak sesuai jadwal. Pihak Puskesmas mengimbau para orang tua agar segera memeriksa catatan imunisasi anak dan melengkapinya melalui layanan imunisasi yang tersedia.(10/03)
Layanan imunisasi campak tersebut dapat diperoleh masyarakat secara gratis di Posyandu terdekat maupun langsung di Puskesmas Leuwiliang.
Petugas kesehatan menjelaskan bahwa imunisasi campak idealnya diberikan sebanyak tiga kali sesuai tahapan usia anak. Tahapan pertama merupakan imunisasi dasar yang diberikan pada usia 9 hingga 12 bulan. Selanjutnya imunisasi lanjutan pada usia 18 hingga 24 bulan, dan yang terakhir imunisasi lanjutan bagi anak sekolah yang diberikan saat duduk di kelas 1 SD atau sekitar usia 6 hingga 7 tahun.
Masyarakat diminta untuk mengecek buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) atau catatan imunisasi anak. Apabila terdapat imunisasi yang belum lengkap, orang tua diharapkan segera membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas untuk mendapatkan imunisasi kejar.
Puskesmas Leuwiliang menegaskan bahwa imunisasi lengkap sangat penting untuk melindungi anak dari penyakit campak yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Selain itu, imunisasi juga berperan dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan imunisasi kejar ini, diharapkan cakupan imunisasi anak di wilayah Leuwiliang dapat meningkat sehingga kasus campak dapat ditekan dan kesehatan anak-anak tetap terjaga.(Mar)

