Pembangunan KDMP di Kabupaten Bogor Terkendala Lahan, Kantor Desa Jadi Solusi Sementara

KAB.BOGOR — Rencana pembangunan Gerai dan Pergudangan KDMP di sejumlah desa di Kabupaten Bogor menghadapi kendala serius akibat ketiadaan tanah milik desa yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan. Kondisi ini membuat banyak desa terpaksa mencari solusi sementara agar program tetap berjalan.
Keterbatasan aset lahan desa menjadi persoalan umum di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Sebagian besar desa tidak memiliki tanah kas desa yang cukup luas atau strategis untuk mendukung pembangunan fasilitas gerai dan pergudangan. Padahal, keberadaan KDMP dinilai penting sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk unggulan desa.
Sebagai langkah antisipasi, sejumlah desa memilih untuk memanfaatkan kantor desa, baik yang masih aktif digunakan maupun yang sudah tidak aktif, sebagai lokasi sementara operasional Gerai dan Pergudangan KDMP. Kebijakan ini diambil agar program tidak terhenti sembari menunggu solusi jangka panjang terkait pengadaan lahan.
“Penggunaan kantor desa ini sifatnya sementara. Kami tetap berharap ada dukungan untuk pengadaan tanah desa agar pembangunan gerai dan pergudangan bisa dilakukan sesuai standar yang dibutuhkan,” ujar salah satu perwakilan pemerintah desa.
Pihak pengelola KDMP menyambut baik inisiatif desa tersebut. Menurut mereka, meskipun belum ideal, pemanfaatan fasilitas yang ada merupakan langkah realistis untuk memastikan aktivitas distribusi dan penyimpanan produk tetap berjalan. KDMP juga menegaskan kesiapan untuk menyesuaikan operasional dengan kondisi di lapangan.
Sementara itu, pemerintah daerah Kabupaten Bogor diharapkan dapat memberikan dukungan, baik melalui fasilitasi pengadaan lahan, skema kerja sama pemanfaatan aset daerah, maupun kebijakan lain yang dapat mempercepat realisasi pembangunan KDMP di desa-desa.
Dengan adanya koordinasi antara pemerintah desa, pengelola KDMP, dan pemerintah daerah, diharapkan kendala keterbatasan lahan tidak menjadi penghambat utama dalam upaya penguatan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor.(MAR)


