Menjelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Leuwiliang Relatif Stabil

KABUPATEN BOGOR, LEUWILIANG – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan.
Kepala PD Pasar Tohaga Unit Leuwiliang menyampaikan bahwa hingga saat ini pasokan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan distribusi dari para pemasok berjalan lancar.
“Alhamdulillah, sampai hari ini harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Leuwiliang masih relatif stabil. Belum ada lonjakan berarti seperti yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya saat ditemui di kawasan pasar, baru-baru ini.(14/02)
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp32.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah masih tercatat cukup tinggi, yakni sekitar Rp90.000 per kilogram.
Menurutnya, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh faktor pasokan yang belum sepenuhnya stabil serta meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan.
“Memang untuk cabai rawit merah harganya masih tinggi. Ini karena pasokan dari daerah penghasil belum maksimal, sementara permintaan mulai naik,” jelasnya.
Selain komoditas cabai, harga bawang merah juga terpantau stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram. Ia menegaskan bahwa pihak pengelola pasar terus berkoordinasi dengan distributor dan pemerintah daerah guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, lonjakan pembelian dalam jumlah besar belum terjadi.
“Kami berharap harga tetap terkendali hingga memasuki pekan pertama Ramadhan. Kami juga terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi permainan harga yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Dengan kondisi harga yang relatif stabil ini, masyarakat Leuwiliang diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan ibadah puasa dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga. Pihak pengelola pasar bersama pemerintah daerah pun berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional.(Mar)

